Tips Menulis Cerpen untuk Dilombakan

Suka menulis cerpen ? sama dong kaya aku.Aku udah seriiiiiiingg banget nulis cerita pendek,dari kelas 1 SD.Aku juga pernah ikut berbagai lomba cerpen.Waktu kelas 3 SD,aku ikut lomba cerpen antar SD bareng 5 temanku.Hasilnya,SD kami juara pertama loh..bukannya sombong ya.... Terus aku pernah ikut lomba cerpen Alfamart 2008,tapi nggak menang sih.. Selain itu aku ikut lomba cerpen di sekolah,dapat juara 2.Dan,aku suka kirim-kirim cerpen ke koran anak dan majalah.
Aku punya 6 buku yang isinya cerpen semua loh.Buku-buku itu pernah aku bawa ke sekolah sewaktu kelas 4 SD.Teman-temanku sewa buku kumpulan cerpen itu,lalu aku dibayar 1000 rupiah per buku.Walau cuma 1000,tapi lumayan kan buat nambah uang jajan.
Wah,,,jadi curhat nih.Kembali ke tema artikel,aku akan share tips menulis cerpen untuk dilombakan.Ini berdasarkan pengalaman aku sendiri,jadi maklumi saja ya kalau kurang bagus..Baiklah ini dia tipsnya ;

*)Pertama-tama,pikirkan dulu apa tema cerita,bagaimana alurnya,dan bagaimana endingnya.Jika sudah ketemu,langsung ditulis ya,jangan ditunda-tunda.Soalnya jika sebuah ide tidak segera dituangkan,pasti akan mudah lupa dan hilang begitu saja.
*)Buatlah cerpen memiliki amanat yang bagus dan bermanfaat.
*)Masukkan sedikit unsur komedi ke dalam cerita(bukan untuk cerpen bertema sedih).
*)Untuk cerpen bertema sedih,buatlah kata-kata yang menyentuh dan membuat orang berempati.
*)Harus nyambung ya,jangan tiba-tiba ini tiba-tiba itu.
*)Yang terpenting sering berlatih agar kemampuan kita bisa terasah.

Sekian tips yang bisa aku bagikan.Semoga bermanfaat ya....jangan bosan mengunjungi blog aku ya,karena akan lebih banyak lagi artikel-artikel seru yang wajib dibaca , hehe ... ^_^

Kesombongan Tenggelamkan Titanic


          Kita semua tahu RMS Titanic.Tentu saja,siapa tak kenal kapal paling terkenal di dunia ini ?Kapal mewah dengan teknologi tercanggih di zamannya.Fasilitas super dan kemewahan yang tiada tara.Sungguh indah.
          Pembangunan yang memakan waktu tiga tahun,biaya super besar yang dikeluarkan,akhirnya lenyap dikalahkan alam.Tragisnya lagi,kapal mahsyur itu harus karam saat pelayaran perdananya,bersama 1.514 orang yang juga tewas di samudera luas.
          ''Bagaimana mungkin kapal super ini tenggelam ? padahal kondisinya amat baik,dalam tanda kutip dia adalah 'kapal baru'.'' Ya..dengan kondisinya yang terlihat dari luar memang masih bagus dan baru,tapi ternyata Titanic memiliki kekurangan dalam pembuatannya,seperti kurang bagusnya paku yang Titanic miliki,juga lambung kapal dibuat dengan kualitas yang kurang baik.
          ''Bagaimana bisa kapal yang dibuat dengan teknologi mesin canggih terkalahkan oleh bongkahan gunung es yang terbuat dari air saja ? Sungguh tragis ...
          Kehebatan yang dimiliki gunung es memang tiada duanya,ia memang hanya memiliki kandungan air saja,tetapi penciptanya lah yang memiliki kehebatan luar biasa ,, yang dengan hanya ciptaan-Nya yang sederhana mampu mengalahkan ciptaan manusia yang dengan susah payah mereka buat.Tuhan Maha Besar.
          ''Titanic tenggelam karena menabrak gunung es.Mengapa bisa menabrak ? memangnya gunung es menghalangi jalur Titanic ???''
          Ya,gunung es menghalangi jalur Titanic.Malam itu gunung es yang seharusnya berada di Greenland ternyata berpindah ke jalur Titanic karena terbawa oleh arus laut.Arus laut yang memindahkan gunung es ini terjadi karena bulan saat itu,yang kedudukannya sedang berada dekat dengan bumi,beda dari biasanya.
          Bisa dibilang sih,Titanic tenggelam memang sudah takdir dari Yang Maha Kuasa,,atau karena kesombongan ...
          Menurut beberapa sumber yang pernah saya baca...Saat mengetahui Titanic akan tenggelam,Kapten Smith memerintahkan untuk berhenti sepenuhnya.Akan tetapi pemilik White Star Line,Bruce Ismay tidak ingin investasi besarnya itu berada diam di tengah laut Atlantik dan tenggelam perlahan atau diderek ke pelabuhan."Ini tidak baik untuk publisitas!"kata Ismay.Dia menyuruh Kapten untuk berjalan dengan pelan.Katanya lagi,"Titanic dibuat tidak untuk tenggelam."
          Padahal bisa saja Titanic selamat dan tidak akan ada korban jiwa jika kapal diam saja dan menunggu bantuan datang.Tetapi dengan berjalan perlahan,tekanan air laut memasuki lambung kapal yang robek karena menabrak gunung es,dan memenuhi setiap lantai satu persatu,dan akhirnya tenggelam seluruhnya.(Sumber ; http://hewydepasyo.blogspot.com/)
          Satu lagi,sebelum Titanic berlayar menuju New York,Kapten Smith berkata bahwa,"Titanic tidak mungkin tenggelam,Tuhan pun tidak sanggup menenggelamkannya." Bukankah kata-kata Kapten sangat menunjukkan kesombongan besar bahkan sampai membawa nama Tuhan.Setelah kalimat Kapten dilontarkan kemudian terjadilah sejarah yang memilukan ... TRAGIS !!!!!!!!!
          Begitulah akibat dari suatu kesombongan.Disebutkan dalam suatu hadist,"Barangsiapa di hatinya terdapat setitik saja kesombongan maka ia tidak akan masuk surga."
          Hal ini mengajarkan kita sebagai umat manusia untuk tidak berlaku sombong,karena sombong merupakan sebuah perbuatan/sifat yang berbahaya.

Serunya jadi Remaja

Sekarang umurku sudah 14 tahun.Artinya sudah masuk masa remaja kan ?? di masa remaja ini aku banyak mendapat pengalaman baru yang seru,hehe.Aku benar-benar merasa sudah remaja pas sekarang2 ini,tepatnya kelas 2 SMP.
Dari kelas 1 SMP aku masih kaya anak-anak.Masih suka main boneka barbie,guru-guruan,rumah-rumahan,mainnya juga dengan adikku yang masih kecil.Kalau aku lihat teman-teman di sekolah,mereka itu udah suka berdandan,pacaran,ngegosip segala lagi kaya ibu-ibu.Tapi aku nggak suka kaya mereka.Aku ya gini aja,be my self .. :P ... Selain itu juga teman-teman aku udah pada jerawatan.Kata orang Sunda,kalo jerawatan itu artinya beger(puber).
Haha,,aku jadi bangga sendiri nih..soalnya wajah aku masih mulus tanpa jerawat bersarang.Mungkin berkat main boneka barbie kali ya,hehehe ....!!! Aku pun menjalani kehidupan remaja dengan santai,hingga kelas 2 SMP.Aku mulai memperhatikan kecantikanku.Aku memiliki kulit hitam manis,tapi aku merasa ingin berkulit putih.Aku mencoba browsing di google,'cara memutihkan wajah'.Tapi yang ada malah tulisan "jika memang sudah dari asalnya berkulit hitam,itu harus lewat jalan operasi".Yaaahhh....mana mungkin operasi cuma gara-gara kepengen putih.Ogah deh !! aku pun menjadi malas mengurusi wajah,kembali menjalani kehidupan yang santai dan cuek.
Memasuki semester 2....wajah mulusku mulai dihinggapi jerawat-jerawat kecil yang muncul di sekitar hidung.Wadduh...jujur saja jerawat ini mengganggu banget.Aku nggak suka punya jerawat.Tapi ya mau gimana lagi,memang takdirnya harus begini ..
Aku membiarkan jerawat itu,tidak pakai apapun.Biar nanti hilang sendiri.Soalnya aku takut kalo dipakein macem-macem malah nambahin jerawatnya.Lama kelamaan,jerawat hilang.Bersih lagi dah mukaku.Tapi eh ternyata .. tumbuh lagi jerawat-jerawat lainnya di daerah dagu.Kali ini lebih besar.Tapi untungnya mukaku berkulit hitam manis,jadi itu jerawat nggak terlalu keliatan.Aku masih memperlakukan jerawat itu dengan sama,dibiarkan.Namun,ketika aku semakin membiarkannya,jerawat itu menyebar tanpa pandang bulu.Jadilah deh...mukaku jerawatan.Belum lagi wajahku sepertinya terasa lengket karena minyak.
Jerawat itu kebanyakan tumbuh di pipi dekat hidung.Baru deh,,saya mencoba mengantisipasi jerawat pengganggu ini.Mulanya,aku bertanya kepada kakakku.Kakakku menyarankan untuk sering-sering cuci muka,karena pada masa remaja produksi minyak di wajah semakin bertambah.
Aku pun mencuci muka,tapi jerawat masih ada.Yaa...akhirnya saya browsing cara merawat wajah remaja.Yang paling sederhana,yaitu mencuci wajah,dengan pembersih.Aku mengikuti kakakku yang memakai pembersih lokal Viva Milk Cleanser plus Face Tonic.Kakakku memakai yang berekstrak cucumber.Karena jenis kulit kami berbeda,tentu saja jenis pembersihnya juga beda.
Aku pun browsing lagi,jenis pembersih Viva untuk wajah berjerawat dan agak berminyak.Ternyata yang harus aku gunakan adalah Viva Milk Cleanser Lemon dan Face Tonic Lemon.Lumayan...jerawat menyebalkan ini mulai kempes dan lama-lama hilang.Meskipun sudah tak ada,aku tidak berhenti membersihkan wajah,untuk mencegah kembalinya si jerawat.
Ketika aku remaja,bukan hanya urusan jerawat yang aku alami.Aku juga mulai ada rasa ingin membeli kosmetik.Tapi kosmetik yang ingin aku beli tidak berat-berat,hanya bedak.Sebelumnya aku nggak pernah pake bedak lho,wajahku ini selalu alami kapanpun tanpa polesan.
Lagi-lagi yang aku lakukan yaitu browsing ke mbah google.Cari bedak yang bagus untuk remaja.Hasilnya adalah bedak jenis tabur,dan yang disarankan adalah bedak bayi saja karena formulanya ringan dan aman untuk remaja.Tapi aku pikir-pikir,bedak tabur itu kan yang tempatnya nggak ada kacanya.Sementara yang aku mau itu bedak yang tempatnya kecil trus ada kacanya.
Aku mikir lagi,eh..jadi inget ada bedak yang khusus buat remaja,Pigeon Teens.Aku pengen tahu,tempatnya kaya gimana.Ada kacanya apa nggak.Lalu aku pergi ke Toserba,cari Pigeon Teens.Yang aku temukan itu bedak Pigeon saja,nggak ada tulisan 'teens' nya.Aku tanya ke SPG-nya,minta diambilin bedak Pigeon.Trus SPG-nya nanya,
          "Yang Refill kan ?"
Aku nggak ngerti refill itu apa.Ya udah aku bilang aja iya.Kemudian SPG itu mengambilkan bedak Pigeon,pas aku buka,tempatnya nggak seperti yang aku mau.Aku nggak jadi beli deh.Aku mikir-mikir lagi,beli bedak apa,bedak apa ???!! yang buat bayi tapi tempatnya ada kacanya.Cari di mana sih ??!
Karena bingung dan nggak mau pulang tanpa hasil,aku beli aja bedak Marina Sweet Compact Powder UV Protection yang udah jelas tempatnya itu ada kacanya.Lalu aku bawa pulang.Di rumah aku browsing lagi.Bedak Marina sama Pigeon bagus mana.Ternyata bagus Pigeon.Yah..salah beli kan !!?!
Karena nggak mau rugi,aku beli aja bedak bayi tabur Cussons trus bedaknya dimasukkin ke tempat bedak marina.Jadi deh...bedak bayi yang tempatnya berkaca.
Tapi pas aku browsing lagi dan lagi,ternyata tempat bedak padat itu jangan didaur ulang.Fiuh !! kerugian sudah di depan mata.Ya udah deh,,pusing-pusing lagi aku pake aja bedak bayi tabur tanpa tempat berkaca.Beres deh !!
Begitulah cerita remaja yang aku alami.Seru dan lucu,aneh juga.Jika sudah remaja,rajinlah merawat kulit agar tidak menyesal kalau sudah ditumbuhi jerawat.Sekian ceritaku,... :D

Cerpen Romantis : Cinta,Maafkan Aku 2

Cerpen CMA balik lagi dengan season ke-2.Selamat baca ya !! kalo belum baca season 1 , klik disini
                                                          CINTA,MAAFKAN AKU 2
          Aku sudah sampai di Amerika,tempat yang aku pilih untuk pindah.Aku akan menetap di sini sampai Nadya sudah menikah nantinya.Entah dengan siapa,yang jelas aku hanya akan kembali apabila Nadya sudah menikah,jadi tidak akan ada yang bisa aku rebut darinya,termasuk Edward.
          Setelah pergi dari Indonesia,aku segera melanjutkan kuliahku di salah satu universitas di kota Phoenix di Amerika.Di sana aku mendapat banyak kenalan cowok,tapi hatiku masih saja tidak bisa menghilangkan seorang Edward.Ya Tuhan..mengapa cintaku harus sedalam ini sih ?
          Selain mendapat banyak kenalan cowok,akupun mendapat seorang teman wanita yang sangat baik padaku.Dia bernama Ellena.Aku juga menceritakan tentang Edward padanya.Ellena berpendapat,kalau aku sungguh baik melepas Edward untuk Nadya,tapi Ellena juga bilang bahwa seharusnya aku dan Edward tidak menyerah begitu saja.Siapapun tidak berhak melarang orang lain untuk saling mencintai dan bersatu,meskipun itu adalah seorang adik sekalipun.
          Aku mengerti apa yang dikatakan Ellena.Nadya sebenarnya tidak berhak melarang aku dan Edward untuk bersatu.Ya,aku mencintai Edward,tapi rasa cintaku kepada Edward tidak sebanding dengan rasa sayangku kepada Nadya.Makanya aku sangat tidak ingin menyakiti Nadya.
          Huh !! sudahlah,aku tak mau memikirkan masalah percintaan terus.Sekarang aku akan pulang ke rumah.Akhirnya,aku bisa beristirahat setelah lelah beraktivitas.Tiba-tiba...
          “Tok..tok..tok..”suara ketukan pintu.
          Akupun beranjak untuk membukakan pintu.
          “Yes,weight !!”teriakku.Setelah kubuka pintu,..
          “Edward !!”ternyata Edward yang datang.Bagaimana bisa dia tahu aku ada disini ?
          “Diana,aku rindu sekali padamu.Kenapa kamu tinggalin aku gitu aja ?!”Edward masuk ke rumahku dan langsung menutup pintu seenaknya.
          “Edward !! kamu apa-apaan sih ?!!”
          “Diana,aku gak bisa hidup tanpa kamu.Kamu jangan tinggalin aku lagi.Aku nggak bahagia dengan Nadya.Ayo kembali ke Indonesia Diana.Aku membutuhkanmu.”Edward memohon.
          “Kamu ini ngomong apa sih Ed ?! Aku nggak mungkin balik ! aku nyaman ada disini,aku nggak perlu mikirin cinta terlarang aku sama kamu !”
          “Cinta terlarang ? aku dan Nadya belum ada ikatan apa-apa.Jadi masih ada kesempatan untuk kita bersatu Diana !! ayo pulang ! kalau nggak aku akan paksa kamu !”Edward memegang tanganku dengan erat sampai tanganku sedikit sakit.
          “Edward !! aku nggak mau ! Edward lepasin aku !”tangankupun terlepas dari genggaman Edward.Edward menatapku.
          “Edward,denger ya ! kamu nggak ada hak apapun buat maksa aku ! udahlah,lupain aja masa lalu itu.Aku juga udah nggak suka lagi sama kamu.Lebih baik kamu pulang sekarang.Kasihan Nadya pasti nyariin kamu.”
          “Diana”tiba-tiba Ellena datang ke rumahku.Dia melihat aku dan Edward berduaan.
          “What are you doing with him Diana?(apa yang kamu lakukan dengan dia Diana?)”tanya Ellena sambil menunjuk Edward.
          “Ellena ! you’ve finally arrived.Please help me Ellena,this man is leave me !(Ellena ! akhirnya kamu datang.Tolong aku Ellena,pria ini menggangguku!)”
          “No,she’s lying ! I was Edward,I’m a man who loved Diana.(tidak,dia bohong ! aku adalah Edward,aku pria yang dicintai Diana).”Edward membela diri.
          “What it was true Diana ?(apa itu benar Diana ?)”Ellena bertanya padaku.
          “Ellena,it’s not important! Now,I beg you please help me,expel him Ellena,expel him !!(Ellena,itu tidak penting!sekarang,aku mohon padamu untuk tolong aku,usir dia Ellena,usir dia !!)”aku bersikeras ingin Edward pergi.
          “You heard what my friends say ? Please leave now,Sir.Please..(kau dengar apa yang temanku katakan ? tolong pergi sekarang tuan,tolong..)”
          “Ok,now I will go(baik,sekarang aku akan pergi).Tapi,ingat Diana,sekarang aku akan pergi,tapi aku tidak akan ragu untuk kembali.Ingat itu Diana”Edwardpun pergi dengan wajah kecewa.
          “Are you OK Diana ?(kau baik-baik saja Diana?)”tanya Ellena.
          “Don’t worry,I’m fine.(jangan khawatir,aku baik-baik saja)”
                                                                        ***
          Hari ini aku kuliah seperti biasa.Aduh,aku jadi khawatir jika tiba-tiba Edward tau tempat aku kuliah dan langsung datang ke sini.
          “Diana !”panggilan Ellena membuyarkan lamunanku.
          “Hi Ellena”
          “How are you today Diana ?(apa kabarmu hari ini Diana ?)”tanya Ellena.
          “I’m fine,thanks.(aku baik,terima kasih)."
          “By the way Diana,I’m going to ask,the man who yesterday in your house,what he really was Edward who ever you tell me ?(Ngomong-ngomong Diana,aku mau bertanya,pria yang kemarin ada di rumahmu,apa benar dia Edward yang pernah kau ceritakan padaku ?)”
          “Euh..of course not,he just a stranger who suddenly appeared at my house,so I ask you to expel him.(euh..tentu saja bukan,dia hanya orang asing yang tiba-tiba muncul di rumahku,makanya aku memintamu untuk mengusirnya.)”
          “You don’t lie Diana ?(kau tidak bohong kan,Diana ?)”
          “No,I don’t Ellena.I could not lie to you.(tidak,aku tidak bohong Ellena.Aku tidak mungkin membohongimu.)”aku berusaha meyakinkan Ellena.
          “Ok,but next time be more careful,don’t forget to lock the door,he could have been a thief.I don’t want bad things happen to you,Diana.(baiklah,tapi lain kali lebih hati-hati,jangan lupa kunci pintu,bisa saja dia pencuri.Aku tidak mau hal-hal yang buruk menimpamu Diana.)”
          “Yes,I know it.(ya,aku tahu itu)”akupun tersenyum kecil.Ya Tuhan,aku jadi merasa bersalah terhadap Ellena karena sudah membohonginya.
          “Maafkan aku Ellena,aku sudah berbohong padamu.Aku janji suatu saat pasti akan bicara soal ini padamu.Semoga kamu tidak marah padaku.”ucapku dalam hati.Sebenarnya aku menutupi semua ini dari Ellena karena jika Ellena tahu pasti dia akan berusaha mempertemukan Edward dengan aku agar kami bisa segera bersatu.Aku tahu Ellena sangat mendukung hubunganku dengan Edward.Tapi aku tidak mau hal itu terjadi.
Sesudah itu,aku dan Ellena masuk ke kelas.Kami bersiap untuk ujian praktek.Dan setelah ujian berlangsung 2 jam,kamipun pulang.Aku segera menuju rumah untuk menghindari bila tiba-tiba aku bertemu Edward.
Akhirnya tiba di rumah juga.Lega sekali,aku tidak akan bertemu Edward.Tapi...pintu ! pintunya belum kukunci ! ya ampun aku lupa.Aku langsung saja bergegas untuk pergi menutup pintu,tapi..terlambat !! Edward datang lagi dan sudah masuk ke rumahku.
          “Edward,mau apa lagi sih kamu datang kemari ? aku kan sudah bilang aku tidak akan pulang.Lagian kamu punya sopan santun gak sih ? main masuk aja ke rumah orang !”
          “Diana,kau harus segera pulang sekarang juga.Ini bukan tentang keinginanku atau apapun,ini menyangkut Nadya adikmu.”jelas Edward.
          “Nadya ? memang Nadya kenapa ?”
          “Nadya..Nadya mengancam akan bunuh diri jika kamu nggak segera pulang.”
          “Apa ?! ya..ya sudah aku pulang sekarang.Ayo Edward !!”aku menarik Edward menuju bandara.Aku sudah meng-sms Ellena kalau aku akan cuti untuk beberapa waktu ini.
          Aku dan Edward akhirnya sampai di Indonesia.Kami segera menuju rumah orang tuaku untuk mencegah Nadya melakukan bunuh diri.Akupun bertemu dengan Nadya.Begitu Nadya melihatku,dia langsung memelukku.Setelah melepas pelukannya,dia berbicara..
          “Kak,aku kangen sekali sama kakak.Akhirnya kakak pulang juga.Kenapa kakak harus pergi sih ??”tanya Nadya gusar.
          “Kakak..kakak..”aku bingung harus jawab apa.Akhirnya aku hanya diam.
          “Kak,sebenarnya aku tidak ada niat sama sekali untuk bunuh diri,aku hanya ingin kakak kembali.Dan,aku sudah tau yang sebenarnya bahwa kakak dan Edward saling mencintai.Sudahlah kak,ambil saja Edward,kakak tidak perlu sampai pergi ke luar negeri.Aku ikhlas kok.Lagian sebentar lagi juga aku akan mati.”
          “Mati ? katanya kamu nggak ada niat bunuh diri !? jadi apa maksudmu sebentar lagi akan mati ?”aku bingung dengan pernyataan Nadya.
          “Diana,sebenarnya Nadya menderita leukimia stadium akhir.Dokter bilang Nadya tidak akan bisa bertahan dalam waktu lama.”mamaku menjelaskan semuanya.
          “Ya Tuhan Nadya adikku....”aku langsung memeluk Nadya dan menangis.
          “Kakak,jangan sedih..”kata Nadya yang ikut sedih melihatku menangis.
          “Nadya maafkan kakak karena tidak berada di dekatmu di akhir-akhir hidupmu ini.Sebagai tanda permintaan maaf,sekarang bilang,apa yang kamu inginkan ?”kataku sambil menatap Nadya sedih.
          “Aku..aku mau kakak dan Edward bersatu.Mau kan kak ?”
          “Tapi..kamu gimana ?”
          “Ya ampun kak,masih aja mikirin aku.Aku kan akan mati kak.”
          “Nadya jangan bilang seperti itu.Kakak masih mau bersama Nadya.”
          “Sudahlah kak,jangan sedih lagi,aku juga kan selama ini selalu menyusahkan kakak,jadi kalau aku nggak ada,kakak nggak akan susah lagi ya kan ?”
          “Nadya,kakak nggak ngerasa disusahin kok.Udah ya,sekarang kamu jangan ngomong kayak gitu lagi.”
          “Kak,aku sayang sama kakak.Janji ya kak,bersatu dengan..Ed..wa..rd.”tiba-tiba tubuh Nadya melemas.Dia pingsan,kami sekeluarga langsung membawanya ke rumah sakit.Tapi..Nadya telah menghembuskan napas terakhirnya.Aku sangat sedih menerima kenyataan ini.Adikku telah pergi untuk selamanya.Dan,aku harus menepati janjiku untuk memenuhi semua keinginan Nadya.Aku harus bersatu dengan Edward.
          Sepuluh hari setelah pemakaman Nadya,aku berencana akan kembali ke Amerika untuk melanjutkan kuliahku yang sempat tertunda.Tapi,Edward mencegahku.Dia kembali mengingatkan aku tentang amanat terakhir dari Nadya.Aku harus bersatu dengannya.Akupun mengiyakannya,karena aku memang harus menepati janjiku.Tapi aku bilang pada Edward kalau aku akan memenuhi amanat itu saat aku selesai kuliah nanti.Edward berjanji akan menungguku.Akupun kembali ke Amerika dan terus menggali ilmu di sana.
***                 
          Hari ini hari terakhirku berada di Amerika.Aku akan pulang ke Indonesia karena memang telah menyelesaikan kuliah.Aku berpamitan pada Ellena,aku janji padanya akan sering-sering mengunjunginya nanti.Sekarang saatnya aku memenuhi amanat terakhir dari adikku.Aku sudah siap.
          Setibanya aku di Indonesia,keluarga menyambutku dengan hangat terutama Edward.Aku memeluk keluargaku satu persatu dan yang terakhir kupeluk adalah Edward.
          “Di,aku senang senang sekali kamu sudah kembali.Aku juga bahagia akhirnya kita bisa bersatu tanpa ada rintangan apapun.”kata Edward.
          “Aku juga senang Ed.Ini semua terjadi berkat Nadya.Dia yang membuat aku dan kamu bertemu.Dia juga yang membuat kita bisa bersatu.Aku sangat berterima kasih padanya,dia adik terhebat yang pernah kupunya.”
          “Ya sudah,sekarang ayo kita pulang.Papa yakin Diana pasti lelah sekali.”ajak papaku.
          Kami semuapun pulang ke rumah.Kami bahagia,walau kebahagiaan itu tidak terlalu lengkap karena tidak ada seorang Nadya yang sangat kami sayangi.Nadya,terima kasih atas semua yang sudah kamu lakukan untuk kakak.Kamu adalah adik kebanggaan kakak.Kakak sangat menyayangi dan mencintaimu,maafkan kakak karena baru datang di saat-saat terakhirmu.Adikku yang kusayang dan kucintai,sekali lagi terima kasih atas semuanya...
***    
             


Cerpen Romantis : Cinta,Maafkan Aku

Kali ini AKU mau share cerpen karyaku yang temanya cinta romantis gitu dehh...selamat membaca sobat !!!
                                                          CINTA,MAAFKAN AKU
          Halo ! aku Diana.Aku seorang mahasiswi universitas jurusan Ekonomi semester III.Aku mempunyai seorang adik,namanya Nadya.Dia juga mahasiswi di universitas yang sama denganku,tapi dia jurusan Hukum dan baru semester I.
          Kami adalah kakak-beradik yang saling menyayangi.Kami sering curhat-curhatan dan saling membantu sesama jika ada kesulitan.O ya,aku jadi ingat,Nadya pernah curhat padaku tentang cowok idamannya.Cowok itu namanya Edward.Nadya kenal Edward waktu dia duduk di kelas 1 SMP sedangkan Edward kelas 3 SMP.Mereka kenal lewat ekskul badminton.
          Konon,Nadya pernah menyatakan perasaannya pada Edward lewat sebuah surat.Edward telah membaca surat itu,tapi Edward tidak pernah membalasnya sampai ia lulus SMP.Nadyapun tidak berani menanyakan soal surat itu,karena ia merasa malu.
          Akhirnya sampai saat ini Nadya kehilangan jejak Edward,padahal perasaannya pada Edward tidak pernah berubah hingga detik ini juga.Nadyapun sering meminta bantuanku untuk menemukan seorang Edward yang sangat Nadya cintai.Daaann…kena repotnya deh aku…!!!tapi gak papa,demi adikku aku rela.
          Lalu setelah sekian lama alias sekarang,,akupun menemukan sang pujaan hati Nadya.EDWARD!!!!!!!!dia baru pindah ke universitas tempatku dan adikku menuntut ilmu.Edward masuk jurusan Ekonomi semester III,sekelas denganku.Waktu aku kasih tahu Nadya,kontan saja ia kegirangan sambil memelukku dengan erat sampai aku kesulitan bernapas.Namun setelahnya,dia malah berkata,
          “Kak,gali informasi soal dia ya …??cari tahu,dia uda punya cewek apa belom …trus trus,,ambil fotonya ya,buat kenang-kenangan aku.”
          “Wadduh,ogah dehh…kenapa gak sekalian aja siy kamu temuin dia ?? bukannya mau kangen-kangenan ??”jawabku.
          “Waaa…malu dong !! lagian kita kan belom pernah pacaran.Uda deh,tolong aku sekali aja…ya kak ya ?!”
          “Sekali ?perasaan dari dulu aku nolongin kamu terus ! ya udalah iya !! berhubung aku baik,imut,dan lucuww..aku tolongin kamu..LAGI !!”kataku sambil sedikit melotot ke muka Nadya.
          “Nah..ini dia kakakku yang baik..”kata Nadya sambil tersenyum. 

Di Kampus..
          Aku memikirkan cara untuk kenalan dengan Edward.Duuh..sebenarnya aku malu banget.Tapi untuk adikku,aku harus bisa.Aku akan berpura-pura meminjam pensilnya dan pura-pura lupa tidak mengembalikannya.Dengan begitu,dia akan menagihnya dan akupun bisa mulai cari tahu soal dia.
          Esok harinya aku menjalankan rencanaku ini.Edward meminjamkan pensilnya padaku,dan aku tidak mengembalikannya hingga istirahat.Saat istirahat,aku membawa pensil itu ke kantin,lalu aku duduk sendiri di bawah pohon sebelah tempat parkir sambil makan makanan ringan,dan pura-pura membaca buku pelajaran.Padahal sebenarnya di balik buku pelajaran itu aku menyiapkan HP-ku untuk membidik wajah Edward jika nanti dia menghampiriku.
          Kalau sudah rizki memang tak kan ke mana-mana.Edward terlihat mencari-cari seseorang dan setelah dia melihatku,perlahan dia menghampiri aku.Aku segera menyiapkan kamera,”JEPRETT!!!”.Fotonya aku dapat !! setelah itu aku menyembunyikan HP-ku.
          “Diana !! aku mau belajar ! mana pensilku ?”tanya Edward sambil duduk di sampingku.
          “Maaf,kamu ini siapa ?”kataku untuk berbasa-basi.
          “Aduh…aku Edward,teman sekelas kamu.Masa lupa sihh ?! mana pensil yang tadi kamu pinjam ?Edward menyodorkan telapak tangannya.
          “Ohh..nama kamu Edward ya ?? oh iya ,di mana ya tadi aku simpan pensil jelek itu ?? lagian kamu gak punya pensil lagi apa ? pensil kayak gitu masih di pake-pake aja “
          “Daripada kamu gak punya pensil !!”kata Edward yang kesal mendengar aku mengejek pensilnya jelek.
          “Kata siapa ??aku punya pensil selusin ! kalo ngomong dijaga dong !!”
          “Trus,ngapain tadi kamu pinjam pensil aku ?? katanya punya selusin !?”
          Wadduh,,gawat!!aku keceplosan punya pensil selusin !! gimana ini ? aku harus bilang apa ??.Akhirnya aku mengalihkan pembicaraan.
          “Aahhh….!!! uda lah,ntar aku ganti pensil kamu.Aku lupa nyimpennya di mana.”
          “Masalahnya pensil itu mau dipake sekarang Diana !!”
          “Aduh kamu tuh ampun banget deh otaknya.Pinjem kek ke temen lain.Udah ah ! aku mo balik ke kelas aja.”akupun meninggalkan tempat itu sambil salah tingkah,aku takut salah bicara pada Edward tadi !!! aku takut Nadya kecewa.Eh,kalau Nadya kecewa aku kasih foto ini saja ! pasti dia senang.
          Sebelum masuk kelas,aku ke kelas Nadya dulu.Aku memberikan HP-ku padanya.Bukannya teriakan kegirangan yang kuterima,malah teriakan histeris !!!
          “Aaaaa……!!!!!!!foto apaan ini ? ngapain kamu ngasih foto ginian ke aku sih kak ???”kata Nadya sambil mengernyitkan dahi.
          “Eh..eh..eh..di kasih fotonya malah marah ! emang apa yang salah sih ??”tanyaku pada Nadya sembari mengambil HP-ku dari genggamannya.Aku memang belum melihat hasil jepretanku tadi.Dan ternyata…waaaa!!!aku salah ambil foto !! di foto itu hanya celana Edward yang terlihat,itupun hanya setengah dari foto itu,dan di sebelahnya tidak sengaja terfoto olehku seorang lelaki sedang buang air kecil di pohon  !! wadduh,,kacau semua usahaku hari ini.Akupun meminta maaf pada Nadya dan berjanji akan berusaha lagi dengan sungguh-sungguh.
          Esokpun tiba.Aku memikirkan cara kedua untuk mendekati Edward.Aku ada ide lain.Aku akan membuat ban motornya bocor,dan akupun mengajaknya pulang bareng,dan..bisa ngobrol-ngobrol sambil mengungkit masa SMP-nya.
          Saat pulang kuliah,aku mendekati Edward yang sedang berjalan menuju tempat parkir.Lalu aku bicara,
          “Hai Edward.Mau pulang ke mana ?”tanyaku.
          “Ke rumahku laah..emang ada urusan apa ya ?”
          “Huh..belagunya pake urusan-urusan segala.Mau aku anter pulang gak ?”
          “Helooo…gue cowok ya..gak banget dianter pulang cewek.Makasih aja tawarannya.”
          “Belagunya gak ketulungan,awas aja kamu nyesel nolak aku.”akupun pergi menuju mobilku.Tapi aku balik lagi ke tempat Edward,kalau aku pergi begitu saja,gagal dong rencanaku semuanya.
           “Aduh..di mana ya bengkel deket sini ? Ini motor pake bocor segala lagi bannya.Siapa sih yang usil sama motor bagus aku ini.”kata Edward bicara sendiri.Aku menghampiri Edward seraya berkata,
          “Hmm…mau aku anter pulang gak ?? COWOK !!!”
          “Heh !! ini perbuatan kamu ya ?!”
          “Enak aja kamu asal tuduh.Ini tuh karma,karena kamu udah belagu sama aku!”
          “Huh…!sekarang aku harus gimana ? rumahku jauh nih dari sini.”
          “Gini aja,kalo kamu gak mau di anter sama aku,aku anter kamu ke bengkel aja,”
          “Yaa…boleh deh !”
          Kamipun berjalan menuju bengkel.Aku bertanya-tanya soal cinta pertama Edward.
          “Ed,kamu punya pacar gak ?”kataku bertanya padahal dalam hati malu berat !!
          “Gak .”jawabnya singkat.
          “Kalo cinta pertama ? pasti ada dong..”
          “Iya,ada.Waktu aku kelas 2 SMP.”jawabnya lagi.Kelas 2 SMP ? pasti cinta pertamanya Edward bukan Nadya.Soalnya kalau cinta pertama Edward waktu dia kelas 2 SMP,berarti Nadya belum ada di SMP itu.
          “Emang kenapa sih ? nanya-nanya yang gitu ?”Edward bicara membuyarkan lamunanku.
          Akupun langsung to the point saja dan bilang,”Ed,sebenernya adik kelas kita ada yang suka sama kamu.Dia minta tolong aku.Please kamu mau ya sama dia.”
          “Ha ??! mukanya aja aku gak tahu.”
          “Gini ya,aku langsung jujur aja.Ini tuh orang yang sama yang waktu kamu kelas 3 SMP dia ngasih surat cinta buat kamu.Kenapa kamu gak pernah bales siy ? Kasihan tahu dia nyariin kamu.”
          “SMP ?? kayanya…aku tahu deh mukanya,tapi siapa ya namanya ???”Edward mengingat-ingat.
          “Aku kasih tahu ya inisialnya ‘N’.Dia kuliah di sini jurusan hukum semester I.Coba kamu cari di memori kamu.”
          “Tapi gimana kamu bisa tahu soal surat cinta,kelas aku?rasanya kamu gak se-SMP sama aku.Aku baru lihat muka kamu di kampus ini.”
          “Aku gak se-SMP sama kamu.Tapi orang yang suka sama kamu tuh adik aku Ed,dia minta tolong ke aku buat nyariin kamu.Cuma nyari kamu.”
          “Kenapa kamu nolongin dia ? kamu kan punya urusan yang lebih penting daripada ini.”
          “Karena dia adikku Ed.Aku sayang sama adikku.Makanya aku rela.Maka dari itu kamu harus hargain usaha aku.Kalo kamu uda tahu orangnya terima aja kalo dia mau apa-apa.Orangnya baik kok.Kamu pasti bisa suka sama dia.”jelasku panjang lebar.Edward terlihat berpikir,tapi aku tak tahu apa yang ia renungkan.
          “Ed,kita udah nyampe di bengkelnya.Maaf ya,sebenernya ban kamu bocor juga sebagian dari rencana aku.Kalo kamu ngerasa rugi,ntar kamu minta ganti rugi aja ke aku,aku pasti gantiin.Ya uda aku mau pulang dulu.Sampe ketemu besok ya..”aku kembali ke kampus untuk menjemput mobilku.Huh…kuharap Edward mengerti semua yang kukatakan tadi.
          Malam harinya Edward meng-sms aku kalau dia mau menghargai usahaku.Dia akan mendekati Nadya.Aku sudah memberi tahu Edward kalau orang yang suka padanya bernama Nadya dan aku sudah mengirimkan MMS foto Nadya.
          Saat esok tiba,Edward menghampiri Nadya yang sedang duduk di kantin.Edward bertanya pada Nadya,
          “Eh,maaf.Kamu Nadya ya ? dulu di SMP Mara ya ?”
          Nadya terlihat gugup sambil menjawab,”I…iya..kamu Edward kan ?”
          “Iya Nad,aku inget kamu pernah ngirim surat buat aku yang gak pernah aku bales.Sebagai rasa minta maaf aku mau ngajak kamu dinner malam ini.Mau kan Nad ?”
          “Wah..boleh tuh !! eh..maksud aku..ya boleh aja.”
          “Aku jemput kamu nanti malam ya.Kamu sms alamat kamu ya,nih nomor aku.”Edward memberikan sehelai kertas berisi nomor HP-nya,lalu meninggalkan Nadya yang sedang berbunga-bunga.
           Nadya langsung memberi tahukan hal ini kepadaku.Aku ikut senang atas semuanya.Dan tibanya pukul 7 malam  mobil Edward datang menjemput.Mereka pergi selama 2 jam.Saat pulang,Nadya berteriak memanggilku dengan girangnya.
          “Kak Dianaaa……!!!!!!!!aku jadian kak !!”
          “Jadian ?”tanyaku heran.
          “Iya!tadi Edward nembak aku pas dinner..!!aduhh….aku seneng banget.Makasih ya kak karena kamu udah nemuin aku sama Edward.”
          “Iya sama-sama.Kakak ikut seneng ngedenger ini.”
          Kamipun berpelukan.Harusnya hari ini aku bahagia karena tidak perlu mengurusi si Edward lagi.Tapi kenapa hati ini begitu gusar dan galau.Aku..malah merasa sedih dengan apa yang terjadi.Oh Tuhan…!!!apa yang terjadi dengan diriku ???
                                                                              * * *
          Pagi hari saat aku hendak ke kelas,Nadya lewat di hadapanku sambil menggandeng tangan Edward.Aku hanya tersenyum kecil melihat wajah adikku yang begitu bahagia.Tuhan…hati ini perih sekali melihat kejadian tadi.Kurasa..aku telah jatuh cinta pada kekasih adikku,EDWARD!!!
          Tapi,bagaimana mungkin aku bisa jatuh cinta pada Edward ?! adikku sangat mencintai kekasihnya itu.Akhirnya aku memutuskan untuk mengubur cinta ini dalam-dalam.
          Saat aku telah memutuskan,ternyata hal yang tak terduga terjadi.Edward menyatakan perasaannya padaku.Dia bilang dia kagum karena aku dengan tegas menolong Nadya yang sebetulnya sangat tidak penting bagiku.Edward bilang aku seorang kakak yang penyayang.
          Namun aku menolak Edward.Mana mungkin aku yang menjodohkan kalian tapi aku sendiri yang berkhianat.Ini terlalu kejam untuk Nadya.Aku tak tega melihat Nadya bersedih nantinya.Aku juga tidak ingin Nadya membenciku karena hal seperti ini.Edward meyakinkanku untuk percaya bahwa Nadya akan menerima semuanya.
          “Percayalah Di,semua akan baik-baik saja.Aku janji akan menjelaskan hal ini pada Nadya dan Nadya tidak akan membencimu Diana.”jelas Edward.Namun aku tetap menolak.
          Edward yang patah hati mengejar-ngejar aku setiap hari di kampus.Nadya yang melihat ini mulai curiga.Aku sangat tidak tahan bila terus ada dalam posisi ini.Aku ingin menghindari Edward dan memutuskan akan pindah kuliah ke luar negeri.,Nadya yang telah mengetahui semuanya tidak mau melepas Edward.Edward yang mengetahui keputusanku sangat patah hati.Tapi aku tidak berubah.Akupun pergi sambil berkata,”Cinta,maafkan aku..."
                                                                     BERSAMBUNG....

Nah,begitulah ceritanya.Tapi cerpen ini belum beres yah...tunggu season duanya...alah pake season segala ,, kaya film aja !! hehe...tunggu karya-karya Sarah berikutnya yahh..SALAM

Cerpen Misteri : Supir Hantu

Hii...sekarang aku lagi pengen bikin cerita yang serem serem ... tapi menurut aku cerita ini nggak serem serem amat sih... menurut kamu gimana ?? baca aja deh
                                                                      SUPIR HANTU
          Malam itu aku baru pulang dari sekolah pukul 7 malam.Aku pulang malam karena mengikuti ekstrakurikuler.Aku belum pernah pulang sampai semalam ini,makanya aku agak takut.Saat minta jemput pada ayah,ayah malah bilang masih banyak pekerjaan.Ya sudah,akhirnya aku pulang sendiri saja.
          Biasanya aku pulang naik angkutan kota.Tapi kalau sudah malam begini,aku tidak berani naik angkot.Takutnya seperti berita-berita di tv itu,yang marak kejahatan di angkot.Akhirnya aku naik taksi saja.Awalnya perasaanku tenang-tenang saja.Namun lama kelamaan kok rasanya ada yang aneh ya ? aku juga nggak tahu apa,yang jelas perasaan aku jadi tak enak.
          Setelah 10 menit perjalanan,taksi yang tadinya melaju kencang,sekarang jadi makin lambat.Waktu perjalanan yang harusnya cepat menjadi lelet.Aku jadi kesal nih,padahal aku sudah lelah,aku ingin buru-buru tidur.Sampai pukul delapan lewat lima menit,aku baru tiba di rumah.Ketika aku akan membayar,si supir malah tidak menerima uang yang kuberikan.Aku bingung,supir ini kenapa sih ?! seneng banget ngulur waktu aku.Lalu akupun berteriak padanya,
          "Pak,ini uangnya.Bapak mau gak sih ?"tanyaku dengan kasar.Pak Supir itu malah mengacuhkan aku.Aku semakin jengkel dan langsung melempar uang ke mukanya.Setelah itu aku segera masuk ke rumah.Dalam benakku aku bicara,
          "Supir aneh!dibayar gak mau!tuh supir diem aja lagi kayak kesurupan."omonganku jadi sembarangan karena kesal.
          Tiba-tiba jendela kamarku terbuka.Angin kencang masuk membuat tubuhku kedinginan.Aku berusaha menutup jendela itu,tapi tubuhku sepertinya ditahan oleh angin.Apalagi aku sudah terlalu lelah untuk melawan angin.Tapi,angin saja kok tidak bisa aku lawan ? ini kan angin malam biasa,bukan angin puting beliung.
          "Bukkk !!!"akhirnya jendela tertutup.Huh ! tenang sekali aku.Padahal hanya angin dan jendela.
          "Preekk.."terdengar suara robekan kertas.Siapa yang merobek kertas ? semua keluargaku kan kamarnya di bawah.Kalaupun mereka merobek kertas,mana mungkin terdengar hingga kamarku yang berada di lantai atas ??!
          Jantungku berdetak kencang,aku teringat adegan film-film horror yang aku tonton kemarin.Aku berusaha menenangkan diri.Kuteguk segelas air minum,setelahnya kuletakkan kembali gelas itu di atas meja tidurku.Lima menit kemudian,aku melirik meja tidurku lagi,anehnya gelas tadi sudah terisi penuh air.Ya Tuhan..apa ini ? bagaimana mungkin gelas itu bisa terisi air lagi ?
          Aku semakin ketakutan.Entah kenapa hatiku tergerak untuk melihat ke jendela.Akupun melihat ke sana.Dan kau tahu apa yang kulihat ? Sesosok pria berseragam menatapku tajam.Aku yang melihat itu bukan berteriak,tapi melotot.Rasanya pria ini,baru saja kutemui.Diakan...supir taksi yang tadi.
          Supir itu kemudian mengibas-ngibaskan uang,uang yang tadi aku beri padanya.Lalu si supir itu melempar uangnya ke mukaku.Persis seperti apa yang kulakukan tadi padanya.Kemudian ia berkata..
          "Kenapa kamu berlaku tidak sopan pada orang yang lebih tua ??!!"kalimat itu diucapkannya berkali-kali.Akupun baru sadar kalau supir itu adalah hantu setelah ia menghilang begitu saja.
          "Aaaa........."aku berteriak sekuat tenaga,memanggil siapa saja yang ada di rumah.Spontan ibuku kaget dan langsung menghampiri aku.Ketika ia bertanya kenapa,akupun menceritakan kejadian tadi.Ibu percaya,dan menasihati aku bahwa aku harus menghormati orang yang lebih tua,apapun yang terjadi.Akhirnya aku sadar,mungkin supir tadi berniat baik,membebaskanku dari biaya taksi.Tapi aku malah berlaku tidak baik padanya.
          Setelah kejadian itu,aku lebih berhati-hati dalam bersikap terhadap semua orang.Semoga kejadian dulu tidak akan menimpaku lagi.
                                                                          TAMAT
Gimana ,, serem nggak ? nggak yah ?? ...ya udah tunggu aja cerpen yang lain !!

Info : 10 Tips memenangkan lomba kebersihan kelas

Kelasku(8E) terkenal dengan kebersihannya loh!Buktinya kelasku sudah berhasil memenangkan lomba kebersihan kelas yang diadakan sekolahku sebanyak 2 kali juara umum,2 kali juara I tingkat kelas,dan 1 kali juara II tingkat umum serta 1 kali juara II tingkat kelas(bukannya sombong ya..).
Hmm..prestasi yang lumayan.Mau tahu bagaimana caranya kelas aku bisa jadi juara ? Ada beberapa tips yang aku buat berdasarkan pengalamanku dan teman-teman sekelas.Berikut ke-10 tipsnya :
1.)Semua anggota kelas harus ada keinginan untuk menang.
2.)Pilihlah seksi kebersihan yang tegas dan sikap cinta kebersihannya menonjol.
3.)Kerjakan tugas piket dengan disiplin.
4.)Manfaatkan waktu luang(seperti saat tidak ada guru)untuk bersih-bersih kelas.
5.)Setiap pulang sekolah,siswa yang bertugas piket diharuskan untuk piket dan menata ruang kelas.
6.)Pastikan di kolong meja tidak ada sampah sama sekali,hal ini sangat diperhatikan oleh guru penilai.
7.)Usahakan semua perabotan kelas lengkap.
8.)Biasanya kita mengartikan piket itu hanya menyapu dan mengepel lantai,padahal bukan itu saja.Kita juga
harus membersihkan bagian lain di kelas,misalnya membersihkan debu-debu terutama yang sering menempel di jendela.
9.)Tata ruang kelas dengan baik,misal :
- di meja guru diletakkan vas bunga(sebaiknya bunga palsu agar lebih tahan lama).
- memasang benda-benda yang diperlukan seperti jam dinding,kalender,foto presiden dan wakilnya,lambang
  burung garuda.
- pajang hasil kreativitas siswa di dinding kelas,atur tata letak sehingga membuatnya enak dipandang.
10.)Jika perlu,letakkan keset di depan pintu kelas agar setiap siswa yang masuk menginjak keset terlebih dahulu sebelum masuk kelas.Hal ini dilakukan supaya kotoran yang ada pada sepatu siswa tidak terbawa masuk ke dalam kelas.  
Nah itulah beberapa cara yang kami lakukan untuk membuat kelas kami menang.Hmm...cara ini bisa dicoba kalian juga ya ???!