Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tokoh. Tampilkan semua postingan

Puisi: Wanita dari Waktu yang Lain ------------ Nike Ardilla

Wanita dari Waktu yang Lain


Wanita yang berasal dari ruang waktu yang lain.
Berambut pendek, berwajah teduh.
Muda usianya, lebih kepada masih baru dewasa.

Tak lama ia beraksi panggung
Jika mengingatnya kini
Detik demi detiknya seperti hanya membaca sehalaman buku harian
Singkat, namun personal
Singkat, namun bermakna kekal

Jarang ia mampir
Dalam ingatanku, kesibukanku

Tapi secara rutin ia hadir
Entah mengapa
Walau kita tak pernah dalam satu ruang waktu yang sama

Tawa cantiknya
Suara serak pembedanya
Tinggi semampai tubuhnya
Selalu menjadi ruang dalam kepala yang terisi dengan berbagai tanya

Bagaimana seorang dalam kematiannya begitu berpengaruh dan menolak hilang ditelan zaman?

Sebuah artikel dengan judul In Death She Soared yang ikut memberitakan kepergiannya belum lama saat itu, memang benar menuliskan judul dengan arti yang dapat kita terima bahwa ia tak sekedar sederhana.

Seorang remaja tumbuh dewasa di usia ke sembilan belasnya, mampu mengajak insan dari berbagai era untuk terus mengingat dan mengajaknya bicara tanpa balasan kata dalam pikiran dan ingatan.

Sebuah kisah yang luar biasa
Dapat digoreskan gadis muda belia
Di usia yang bahkan belum kepala dua
Ia pergi menjadi legenda
Meninggalkan kerinduan tak beralasan di setiap insan yang mengenalnya
Saat itu, saat ini, dan saat hingga entah kapan

Nike Ardilla


Sarah Nurkhaliza,
Bandung,
3 April 2023, 05.58 WIB


Bagaimana Kim Jonghyun (SHINee) Mengubah Pandanganku Terhadap K-Pop

          Tahu. Ya, aku tahu, bahwa menulis ini mungkin tidak ada gunanya. Orang yang bersangkutannya pun tidak akan pernah membaca ini sampai kapanpun juga. Tapi aku menulis ini bukan untuk dibaca, melainkan menumpahkan segala isi pikiranku yang kadang saking banyaknya membuatku pusing sendiri.

          Kpop. Jujur saja aku termasuk orang yang antipati kalau mendengar kata ini. Sejak SMP, aku sudah sering sekali mendengar kata 'Kpop' karena mayoritas teman-temanku adalah penggemarnya. Kesan pertamaku, aku nggak suka. Band yang pertama aku tahu, itu SNSD. Dan melihat teman sekolah yang berjoget sok lucu ala SNSD membuatku geli. Di pikiran aku tuh, "ih.. apaan si."

          Dan juga, teman-temanku yang rata-rata penyuka Kpop itu kalau udah denger atau bicara tentang idolanya, pasti heboh sendiri sambil ngomong, "Oppa.. oppa.." lalu bertingkah dan bersikap sok imut ala idolnya. Dan aku, selalu geli sendiri. Padahal aku yang sekarang, dengar soal Valentino atau Marc pasti ketawa-tawa+teriak gak jelas.

          Sejak 2010 hingga 2017 bertahan dengan rasa tidak suka, walau diracuni sebanyak apapun juga oleh teman-teman sekitar, aku nggak goyah. Aku bukannya benci, aku hanya gak suka. Di pikiranku, kok nyanyi banyak banyak gitu? nyanyi apa demo? menurut aku lebih enak denger orang kalau nyanyi satu atau dua suara aja. Kalau banyak gitu kayak dengerin paduan suara sekolah.

         SNSD, CNBlue, BIG BANG, TVXQ, Wonder Girl, Super Junior, Shinee, sampai yang baru baru dengar sekarang sekarang, Wannaone, EXO, BTS, nama-namanya cukup melekat di kepala, walau soal member dan lagunya, aku sama sekali gak ngerti. Aku cuma dengerin lagu Korea yang jadi Ost drama korea yang aku suka aja. Kalau soal Drakor, aku emang suka, dan udah lama nonton, tapi gak keterusan. Macam Full House, Stairway to Heaven, Jewel in the Palace, Princess Hours, My Fair Lady, dan yang terakhir Boys Before Flowers, itu udah jadi teman masa kecil banget. Udah itu, sampe sekarang, aku gak pernah nonton drakor lagi loh. Descendants of the Sun yang kemarin heboh itu, malahan belom nonton juga sampe detik ini.

          Dan, semua pendirian itu akhirnya runtuh juga. Berita itu datang, berita kematian Jonghyun Shinee, yang sebenarnya juga aku gak tahu itu siapa, cuma aku pernah denger nama 'Shinee' pas temen SMP aku dulu nyebut-nyebut nama itu dengan frekuensi yang cukup sering. Aku awalnya cuma liat berita + sebuah foto orang Korea di twitter, katanya namanya Jonghyun dan meninggal karena bunuh diri. Lalu abis itu aku lihat snapgram orang-orang yang aku follow kayaknya sedih banget tentang kematiannya Jonghyun ini.

foto Jonghyun yang pertama aku lihat di berita twitter

         Berapa hari kemudian, aku kan emang suka penasaran ya, mencari tahu alasan dibalik seseorang melakukan sesuatu. Nah, aku cari tahu kenapa seorang Jonghyun ini bisa bunuh diri. Dan ternyata, menurut berita di internet, dikarenakan depresi. Tapi yang aku liat dari respon orang-orang, kayak mereka tuh bener-bener kaget dan gak nyangka Jonghyun ini depresi sampai memutuskan bunuh diri. Jadi yang aku tangkep, selama ini depresinya Jonghyun itu seperti tidak terlihat, mungkin karena Jonghyun selalu pandai menutupi kesedihannya dengan bersikap ceria? Berlanjutlah ke-kepoan-ku ini.

         Trus aku nemu video pemakamannya, ada temennya Jonghyun yang rambutnya belah tengah, yang belakangan ini aku baru tahu kalau namanya Key, sesama member Shinee, nangis di bahu temennya, dan tiap lihat yang kayak gitu aku tuh suka tersentuh dan ikut nangis, even i dont know who is he and who left him. Dari situ jadi gak sengaja googling tentang Shinee dan mulai mencoba mengingat wajah dan nama membernya. Jujur aja menghapal wajah-wajahnya agak sulit, karena awal-awal muka mereka berasa similar semua, putih dan mulus. Kemudian berlanjut dengan menemukan tweet tidak mengenakkan dari meme comic di twitter yang seakan meremehkan berita kematian seseorang.

         Dari situ aku simpati banget, kok bisa kematian orang dijadikan bahan candaan, diremehkan. Walaupun aku gak tahu Jonghyun dan gak kenal dia sebelumnya, tapi batin aku selalu menolak hal-hal seperti ini, meremehkan kematian manusia. Apa-apaan?! sekalipun kita denger berita kematian binatang, misalnya kucing, rasanya hal itu gak pantas dijadiin bahan candaan. Apalagi ini kematian orang yang disebabkan bunuh diri akibat depresi, sebagai manusia, gak adakah rasa simpati di hati? Bunuh diri emang perbuatan yang salah. Tapi bukannya kita juga harus cari tahu dulu apa alasan dibalik seseorang melakukan hal tersebut tanpa langsung ngejudge yang enggak enggak?

         Mulai dari rasa simpati yang mendalam, aku mulai berpikir banyak tentang hal ini. Kenapa orang ini bisa sampai sedepresi ini, sampai memutuskan mengakhiri hidupnya sendiri? kemana teman-teman satu grupnya saat dia lagi super down kayak gitu? masalah apa yang sebetulnya dia hadapi?

          Anyway, saat mendengar berita kematian karena depresi ini, aku sendiri lagi ngerasain gejolak di jiwa yang benar-benar luar biasa, mengguncang. Pokoknya, luar biasa. Jadi denger berita ini tuh rasanya relate banget, kayak ada sambungan ke jiwa aku yang lagi ngerasain hal-hal semacam itu. Lalu aku mulai mencari tahu tentang Jonghyun dan tiba-tiba juga mengubah semua playlist aku sama lagu solo-nya dia, juga lagu-lagunya Shinee. Dari lagu 'End of A Day'-nya Jonghyun, aku ngerasa ada sesuatu dibalik itu. I dont understand the language, tapi bahasa musiknya, gaktahu deh, entah karena penghayatan dan suaranya Jonghyun yang emang keren abis, atau ada sisi melow di jiwa aku yang terpanggil, tapi lagu ini kayak nunjukkin kepedihan, yang, nyata. Walau ternyata pas aku search artinya tentang orang yang disayang telah bekerja keras, tapi denger lagu ini dan suaranya Jonghyun, entah kenapa, pedih aja. Pedih, ada rasa aneh di dada kanan. Terus sesak deh.

          Aku denger juga lagu 'Just Chill', 'Lonely', 'A Gloomy Clock', jadi ngebayangin betapa strugglenya orang ini selama dia mencoba bertahan. Sialnya, lagu ini dikemas dengan cara yang ceria, kecuali 'Lonely', dapet mellownya. Tapi Just Chill dan A Gloomy Clock, kalau gak tahu artinya, itu kayak lagu santai, guys. Aku jadi dapet pandangan baru, kalau karya seseorang bisa jadi nunjukin apa yang sedang creatornya rasakan.

          Lalu berlanjut ke liat-liat youtube tentang Jonghyun dan Shinee. Lihat dia di SNL Korea, di Weekly Idol, he looks like he definitely okay. Kecuali pas lihat Jonghyun banyak nangis di stage, aku nangkep kalau Jonghyun orangnya sensitif dan melankolis (dalam hati, gue banget). Juga pas dia ada di acara yang entah namanya apa, Jonghyun disitu nangis sambil ngomong kalau dia pengen jadi dirinya sendiri.

          Disitu aku tuh bener-bener ngerasa sedih, kayak ingin banget ngomong, "aku ingin menolongmu. Karena aku tahu rasanya, seandainya aku bisa, aku ingin menolongmu." But in the end I can't :(

          Lanjut ke searching tentang seorang Shawol (fansnya Shinee) yang nyeritain tentang Jonghyun yang suka banyak bicara, lalu dia yang nggak pernah nyeritain tentang ayahnya. Sepertinya Jonghyun besar tanpa sosok ayah, dan aku tuh..... :'''''''))))))))

          -Kenapa banyak bicara dan banyak tingkah di band? karena dia ingin diperhatikan, dia mencari perhatian, karena sesungguhnya, dia kekurangan hal itu, yang kemungkinan disebabkan karena ketiadaan sosok ayah. Dia menutupi segala kelemahannya dengan bersikap nakal, dia ingin terlihat nakal karena dia ingin terlihat baik-baik saja. Dengan bersikap begitu, dia pingin nunjukkin kalau dirinya merdeka, dia bisa menjadi apa yang diinginkannya, walau dibaliknya, dia banyak ngerasa lemah dan banyak kekurangan dalam diri dia. Tapi dia gak bisa bohong kalau dia itu gampang tersentuh dan sensitif, aku pikir karena dipaksa oleh keadaan untuk menjadi kuat semenjak kecil agar keluarganya tidak khawatir, dia banyak nyimpen masalah sendiri, menumpuknya di dalam hati, yang akhirnya menjadikan dia mengekspresikan segala emosi dengan tangisan. Tapi itu juga bikin dia jadi orang yang berempati besar, terbukti dari dia nangis liat fansnya ngangkat banner gede yang ada tulisan namanya. Selembut tapi juga sekeras itu.-

          Setelah aku dengar lagu-lagu yang dia nyanyikan dan ciptakan, dan juga video-videonya Jonghyun ini, aku tahu kalau dia itu betul-betul, truly and purely talented. Terlepas dari dia ini orang Korea, yang dulu sempet aku nyinyirin karena aku pikir aneh, sekarang aku gak bisa bohong kalau Jonghyun ini salah satu the most talented one I've ever known. Andai aku bisa bilang sama dia, bahwa, you are so precious and inspiring! Bahkan walau dia udah gak ada dia bisa mengubah aku yang dulu bener-bener mandang KPop sebelah mata, tapi sekarang bisa tergerak juga dengan sendirinya untuk mengapresiasi KPop dengan cara menikmati karya-karyanya.

          Aku cukup sedih karena lagi-lagi, setelah Michael Jackson, aku baru tahu Jonghyun juga setelah dia nggak ada. Yang paling aku sedih dari kepergiannya, kenapa aku atau siapapun di dunia ini tidak bisa menolongnya keluar dari kesedihan dan kegelapan depresi. Aku ngebayangin, selalu ngebayangin, apa yang dia rasakan selama ini, bagaimana dia bertahan sampai akhirnya menyerah. I'm so relate to this story. Aku juga ngebayangin betapa hancurnya teman-temannya, betapa merasa bersalahnya, betapa kehilangannya, dengan kepergian salah satu keluarganya.

           Aku gak bisa berharap apa-apa. Jonghyun udah pergi, sudah sebulan yang lalu. Sebulan ini aku banyak cari tahu tentang dia. Aku yang baru tahu Jonghyun seumur jagung begini juga udah dibuat sedih banget dengan kepergiannya, apalagi fansnya yang setia sejak awal debutnya. Turut berduka cita, dan seperti aku tidak pernah melupakan Michael Jackson, aku juga gak akan pernah lupa sama Jonghyun, the first one who made me look at how full of talented Kpop industries are.

          Dari sini aku belajar juga, selama kita hidup, berkaryalah sebanyak yang kita bisa. Ketika saatnya kita tiada nanti, raga boleh pergi, tapi karya kita-lah yang akan membuat kita tidak terlupakan, dan jejak kita di dunia menjadi lebih berarti.
                                           ***


P.S
So sorry if I talk too much about Jonghyun like I know him a lot. Actually, I'm so relate to his personality, and he has a lot of same things like me, so, tbh, I talk about this like I talk about myself. Just tell me if you (Jonghyun and Shinee' fans) wants me to correct or delete some words in this article. Thanks :)

Baca Buku : Rentang Kisah by kak Gita Savitri Devi


          Btw gue udah kepingin banget beli buku ini sejak pertama beredar di gramed-gramed seluruh Indo. Tapi berhubung keadaan dompet yang gak memadai beberapa hari lalu gue baru bisa membelinya hari ini, tapi tetep seneng yeay!

          Gue udah sangat excited untuk baca bukunya kak Gita, karena sebelumnya juga gue udah doyan banget ama tulisan-tulisannya di blog. For the first time ever, gue seperti menemukan seseorang yang menyadarkan diri gue tentang banyak hal, mulai dari kepribadian, sikap, dan sb. Dan melalui buku ini, gue seperti diingatkan lagi dan disadarkan lagi. Omg.

          Mulai dari bab "Why Can't I Just Get What I Want?". Gue tuh begitu juga, kak Git (gue tahu kak Gita gak baca, gue cuma ngomong sendiri). Gue selalu merencanakan masa depan gue, bahkan sejak gue SD. Di masa SD gue merencanakan di usia SMA gue jadi artis. Di masa SMA gue nargetin masuk kuliah negeri, dapet beasiswa keluar negeri, dapetin kerjaan yang gue mau, kawin sama idola gue, dan sejahteralah gue. Tapi semuanya berubah sejak lulus SMA. Totally changed. Seperti kata-katanya kak Gita di bab itu, "Timeline hidup yang sudah kubuat harus kurombak total." Beda kasus, tapi kurang lebih sama, gue juga pernah punya timeline lengkap yang gue buat untuk hidup gue, udah kayak rundown acara. Bener banget yang kak Git bilang, ikhlas itu kunci. Ketika gue ikhlas di suatu kasus, Allah ngasih hal lain yang ngga sesuai sama rundown yg gue buat tapi gue menyadari betul apa manfaat dibalik ini semua. Kadang gue ga bisa berkata kata even dalam pikiran gue yang biasanya selalu merangkai kata, buat ngedescribe betapa wow nya gue sama apa yang Allah kasih yang diluar expect gue.

            Btw gue masih sering sih, yang namanya mempertanyakan keadaan, mempertanyakan apa rencana Allah buat hidup gue, berhubung hidup gue masih berlanjut dan gue belum belajar hidup sebanyak kak Gita. Tapi malem ini, melalui membaca buku ini Alhamdulillah gue merasa teringatkan kembali untuk ikhlas dan senantiasa berbuat segalanya sebaik mungkin serta not expect too much.

            Dan tentang agama Islam, aku kesadar kalau aku kurang melibatkan Islam di aspek-aspek kehidupan aku. Aku harap aku bisa mengubah itu dan menerapkan Islam di setiap apa yang aku jalani, karena aku tahu, dengan begitu semuanya nggak akan pernah salah.

            Anyway, sedikit yang aku simpulin kalau kita bisa berubah dengan keluar dari zona nyaman kita. Kayak kak Gita yang milih untuk ke Jerman dibanding stay di Indonesia. Tapi menurutku keluar dari zona nyaman ini bukan pure dengan pindah negara kayak kak Gita, tapi dengan berani keluar dari sesuatu yang membuat kita terlalu nyaman tapi gak membawa perubahan yang baik sama sekali.

           Ohya, terakhir, aku semakin ingin keluar negeri, pindah lingkungan, terutama merantau! dan ketemu orang banyak, tua muda, dari berbagai suku dan budaya yang beda. It will open my mind and give me a lot of lessons. Huaaa

           Makasih karena udah nulis buku ya kak Gita, kalau mau nulis lagi buku kedua, kabarin. Pasti gue beli!

Btw, gue spoiler ga si?
tolong ingatkan bila iya.
Danke <3


27 Mei 1960, tentang Cinta dan Perkawinan


          Beberapa hari yang lalu aku pernah debat dengan Suparjo, seorang fanatik Katolik tapi bagiku baik. Aku mempertahankan bahwa tujuan perkawinan sebenarnya ialah nafsu. Mereka bukan hendak melanjutkan keturunan atau tugas dari Tuhan. Tapi hal ini dibantah dengan keras olehnya. Dia tidak mau mengakui bahwa wujud manusia tidak lebih tinggi dari anjing. Aku kira tak usah dijelaskan pendirian Suparjo kawanku yang baik itu. Karena pendiriannya umum dan sesuai dengan pendapat Gereja Katolik.
          Aku kemukakan alasan-alasan sebagai berikut: Kalau kita bersetubuh apakah yang dipikir, puas atau keturunan. Aku yakin 99% memikir yang pertama. Bagiku mustahil pendirian yang kedua, walaupun tak aku sangkal. Perkawinan bagiku identik dengan perhubungan kelamin. Jadi identik pula dengan nafsu. Manusia itu sadar akan hal ini. Tetapi mereka malu dan segan mengakui fenomena ini. Mereka malu disamakan dengan kemenakannya. Jadi bagiku tak ada tujuan perkawinan buat apa yang disebut cinta dengan variasi-variasinya yang nonsens. Jadi perkawinan didorong oleh naluri biologis. Dia tak dapat membantah tetapi dia yakin benar pendiriannya. Bagiku cinta bukan perkawinan. Kurang lebih 1-2 tahun yang lalu aku yakin bahwa cinta = nafsu. Tapi aku sangsi akan kebenaran itu. Aku kira ada yang disebut cinta yang suci. Tapi itu akan cemar bila kawin. Aku pun telah pernah merasa jatuh simpati dengan orang-orang tertentu, dan aku yakin itu bukan nafsu. Aku jadi ingat omongan si Bun Som. Dia pernah bilang bahwa dia punya kawan. Kawan itu jatuh cinta dengan gadis yang merupakan ideal type-nya. Lalu dia bilang kepada si Bun Som: "Aku tak mungkin mengawininya, sebab kalau aku kawin aku tak tega menyetubuhinya. Paling banyak aku cium." Dia tak mungkin mengadakan hubungan kelamin sebab baginya 'Ubermensh'-nya suci dan mau dikotori. Aku yakin inilah cinta sejati.
          Aku kira aku pun akan bersikap seperti itu. Kalau aku jatuh cinta aku tak mengawininya. Jadi seperti analisanya A.Gide. Lain kali akan kutulis pendapatku tentang sejarah. Bagiku masyarakat tak mungkin hidup tanpa sejarah.

Soe Hok Gie,
Jumat, 27 Mei 1960

P.S
dalem banget coy.
Just want to share this 

Baca Buku : #CeritaGila Pengusaha Muda Indonesia

          Selamat malam. Di kamar yang lagi dinyalain kipas angin, jemariku menari diatas keyboard laptop yang aku miliki sejak tahun 2014 ini. Mau ngapain ya? mau nulis. Nulis isi pikiranku setelah ngabisin satu buku yang baru aku beli hari Jumat kemarin. Dari hari Jumat baru beres baca hari ini, hehehe.

          Oke, jadi buku bersampul dominan merah yang baru selesai aku baca ini judulnya #CeritaGila Pengusaha Muda Indonesia. Ohya aku harus banget sih bilang ini, aku penasaran kenapa kata kata 'Cerita Gila' nya pake hashtag. Nggatau kenapa tapi aku penasaran deh, aseli.

          Ohya pengen cerita dulu boleh ya, boleh lah terserah guee ini kan blog guee hehehee, tentang kenapa aku bisa tergerak untuk beli dan baca buku ini. Dan darimana aku tau tentang buku ini. Aku tau buku ini abis nonton live videonya Aaron Blenda (Chief Marketing Officer pasukanalona.com - partnernya Rico Huang Alona) di facebook beberapa waktu lalu. Beliau live dari kantornya, trus nunjukin beberapa koleksi bukunya, dan beliau nunjukin buku 'Cerita Gila Pengusaha Muda Indonesia' ini sambil bilang kurang lebih kaya gini, "Ini bukunya bagus buat kalian yang pengen dikomporin."

           Denger kata dikomporin, gue langsung tergugah. Eh kok jadi gue, tadi aku. Ah terserahlah, yang enaknya aja lah yaaa hehe. Nah abis itu gue mencoba search di google ni buku keluaran taun berapa. Dan ternyata belum lama tapi juga bukan baru. Dan tanpa pikir panjang pulang kerja gua langsung ke Gramedia dan mencari buku ini. Dan tadawww langsung ketemu. Berarti ni buku emang jodoh gue.

           Harganya Rp. xxx,- dan sudah resmi jadi bagian dari keluarga rak buku Sarah Nurkhaliza, hehehe

           Akhirnya gue bacalah buku ini, mulai dari halaman pertama dan seterusnya hingga selesai pada hari ini, Selasa 24 Januari 2017. Dan walaupun ini bukan buku atau novel romance, meskipun masih berbau remaja remaja anak muda, tapi gue beberapa kali nangis baca buku ini. Gue mah emang orangnya gampang nangis dengan hal2 yang ngga penting sih, baca buku haru dikit nangis nonton film perjuangan nangis nonton film komedi pun nangis hahaha.

           Yang gue simpulkan dari semua cerita pengusaha muda yang ada di buku ini adalah, mereka mereka para pengusaha itu orang orang yang gak banyak mikir alias langsung take action, orang-orang yang selalu belajar, orang-orang yang anti nyerah, dan orang-orang yang (gue simpulkan dari cerita mereka di buku ini) memuliakan orang tuanya dan dekat dengan Tuhannya.

           Gue banyak terinspirasi dari buku ini, apalagi pemain pemain dibuku ini usianya ngga jauh beda sama gue. Oya, ada satu cerita yang paling ngga bisa gue lupa, yaitu bagiannya bang Yasa Paramita Singgih. Gue salut banget sama bang Yasa, usaha di usia yang bener bener muda belia, bisa punya kedai dan karyawan, di usia 17 tahun! terus ceritanya dia yang disikut sama pedagang baru di sebelahnya, tapi dia nggak marah sama sekali. Padahal kan anak muda itu biasanya meledak ledak ya. Kalau marah juga langsung keluar, nggak mikir mikir dulu apa ujungnya. Tapi bang Yasa beda. Dan itulah alasan kenapa cerita dia di buku ini yang most unforgettable buat gue.

            Trus ceritanya siapa gue lupa, pokoknya dia mau ngumrohin ortunya pake hasil jualan jangkrik. Pas bacanya ngakak sih. Hahaha jangkrik berapaan, umroh berapaan. Kapan kelarnya. Itulah pemikiran gue yang sempit, padahal rizki Allah sangat luas dan bisa dari mana aja, dan niat baik insya allah pasti Allah kabulin, apalagi niat ngumrohkan orang tua, dari hasil berdagang yang halal. Pasti ada jalannya.

            Ada juga bagiannya bang Arif Yasir Rahman, yang nyuruh pembaca nulis apa ketakutannya sehingga bikin kita takut/belum juga mulai bisnis. Nyuruh nulisnya gini, "Sekarang tulis minimal 10 hal yang.... sekarang! jangan lanjut baca!" dan asli gua langsung menurutinya. Gue nggak lanjutin baca dan langsung menuliskan beberapa hal yang membuat gua takut berbisnis. Dan itu rasanya seperti, pikiran negatif gua dibawa keluar dari otak gue, dan pikiran negatif itu sekarang ada di buku catatan dimana gue menuliskan hal yang membuat gue takut tersebut.

             Dan banyak lagi cerita cerita lainnya yang, ASELI, Inspiring banget, dan menampar keras guee, mereka bisa, apalagi gue hehehehe. Salah yaa, mereka bisa, kenapa gue gakbisa? Cerita-cerita mereka menyadarkan gue tentang pentingnya mimpi yang dibarengi dengan action, memuliakan orang tua, dekat dengan Tuhan, berprasangka baik terhadap Tuhan, dan lain lain. Menggugah gue untuk gak pernah berhenti belajar, menjadi tahan banting. Ah, pokoknya baca nih buku kayak abis ikutan seminar yang pembicaranya para pengusaha muda yang sukses deh. Keren banget !

              Ngomong ngomong gue sudah menuliskan apa aja bisnis yang ingin gue buka, seperti yang disuruh bang Arif Yasir Rahman. Dan gue punya 4 list utama. I won't share that. Karena kalau dishare tapi action aja belon kaya udah omong besar duluan aja gitu. Cuma gue bilang aja gue punya goal itu agar yang membaca tulisan ini mendoakan gue supaya goals gue tercapai, Aamiin.

               Oke segitu dulu tulisan gue. Emang gak ada review reviewnya sama sekali ya, karena tujuan gue menulis ini hanya untuk mencurahkan isi pikiran gue setelah reading this book. Bukan ngereview, hehehe. Selamat berkarya anak muda Indonesia!!

My Idol 2 : Marc Marquez Alenta






          Liat foto di atas! waaaaa... gila ganteng bangeeeett!! Si imut bernama lengkap Marc Marquez Alenta ini adalah seorang pebalap MotoGP. Tahun 2013 ini adalah musim perdananya di kelas para raja. Meski masih anak baru, tapi prestasinya mengalahkan senior-seniornya. Dalam empat seri pertamanya (sampai hari ini), Marc sudah mampu meraih podium di keempat seri tersebut. Ia berkali-kali mematahkan rekor MotoGP sejak pertama kali membalap di kelas primer. Berikut adalah rekor yang sampai GP Jerez 2013 ia patahkan :


1. Peraih Pole Position Termuda MotoGP
Marquez meraih Pole position MotoGP Austin di usia 20 tahun 62 hari, dan membuatnya menjadi pole sitter termuda dalam sejarah kelas utama (GP500/MotoGP). Ia mematahkan rekor Freddie Spencer, yang meraih pole GP500 Jarama 1982 pada usia 20 tahun 153 hari.
2. Pemenang MotoGP Termuda
Kemenangan Marquez di Austin pada usia 20 tahun 63 hari membuatnya menjadi pemenang termuda dalam sejarah di kelas premier. Ia kembali mematahkan rekor Freddie Spencer yang memenangkan GP500 Belgia 1982 saat berusia 20 tahun 196 hari.
3. Pemenang Termuda di Tiga Kelas GP
Kemenangan di Austin juga membuat Marquez menjadi pembalap termuda yang mampu menangi balapan di tiga kelas berbeda (MotoGP, Moto2 dan GP125). Ia mematahkan rekor Dani Pedrosa yang mencapai raihan yang sama saat berusia 20 tahun 227 hari ketika memenangkan MotoGP China 2006.
4. Memenangkan Seri Pertama atau Kedua
Marquez merupakan pembalap pertama dalam 15 tahun terakhir yang mampu memenangi seri pertama atau kedua pada musim debutnya. Pencapaian ini terakhir kali diperoleh Max Biaggi, yang memenangkan seri pertama GP500 1998 di Suzuka, ketika menjalani debut balapnya.
5. Peraih Podium di Dua Seri Perdana
Marquez juga merupakan pembalap pertama sejak Jorge Lorenzo yang mampu finis di podium pada dua balapan pertamanya di kelas utama tahun 2008.
6. Pemuncak Klasemen Termuda
Raihan 25 poin pada balapan di Austin membuat Marquez memimpin klasemen sementara dengan torehan poin yang sama dengan Lorenzo, yakni 41 poin. Posisi ini membuat Marquez menjadi pembalap termuda dalam sejarah yang mampu memimpin klasemen kelas tertinggi. Ia mematahkan rekor Lorenzo, yang berada di puncak klasemen setelah memenangkan MotoGP Portugal tahun 2008 pada usia 20 tahun 345 hari.
7. Peraih Dua Podium Beruntun Termuda
Marquez merupakan pembalap termuda dalam sejarah kelas utama yang mampu meraih dua podium secara beruntun. Ia mematahkan rekor Randy Mamola, yang meraih podium GP500 Spanyol dan Perancis tahun 1980 saat berusia 20 tahun 197 hari.
8. Peraih Termuda Lap Tercepat
Di MotoGP Qatar, Marquez menjadi pembalap termuda dalam sejarah kelas utama yang mampu mencatatkan waktu lap tercepat pada usia 20 tahun 49 hari. Ia mematahkan rekor Freddie Spencer, yang berusia 20 tahun 161 hari saat mencetak fastest lap di GP500 Misano tahun 1982.
9. Pebalap Termuda yang mampu meraih tiga podium di kelas utama secara beruntun.
Podium 3 GP Qatar, Podium 1 GP Austin, Podium 2 GP Jerez.

          Hebat kan, dengan usia semuda itu sudah bisa memecahkan banyak rekor. Salut banget (y).


          Aku mulai mengidolakan Marquez sejak GP Valencia kelas Moto2 musim 2012. Dia yang start dari posisi buncit (terakhir) karena mendapat hukuman, akhirnya mampu meng-overtake semua rider. Ia sukses menjadi yang tercepat. Aku juga menyukai agresifitas nya dalam membalap. Ke-agresifitas-an seorang pebalap membuat MotoGP menjadi lebih menarik dan menyenangkan.
          Setelah naik ke kelas utama pun, Marquez tidak berubah. Ia tetap agresif di lintasan, mengovertake siapa saja tanpa pandang bulu. Puncaknya pada GP Jerez 2013, Marquez yang menyalip Lorenzo di tikungan terakhir secara agresif, membuat hubungan kedua rider tersebut mulai tidak harmonis. Selengkapnya bisa anda baca di artikel berikut. Klik disini :)
         
          Selain prestasi yang gemilang, wajah imutnya bikin aku jatuh hati. Wkwkwk.. ngga bohong, aku sukaaa bangeet sama dia karna ganteng + keren + berprestasi. Andai suatu hari nanti bisa ketemu Marquez, huhuu.. semoga jadi kenyatanan, hahaha =D

Love you Marc! <3




 

My Idol : Valentino Rossi



          Kenal pebalap yang satu ini ? gak kenal, payaahhh ... gak kenal,ketinggalan zaman ... *becanda* ..
Valentino Rossi namanya,pebalap motor Grand Prix dari tahun 1996 hingga sekarang.Kiprahnya di dunia balap motor benar-benar luar biasa dan melegenda.

          Valentino Rossi adalah pemegang 9 gelar juara dunia.Sekali di kelas 125cc tahun 1996,sekali di kelas 250cc tahun 1999,dan tujuh kali *wow*  di kelas premier yakni tahun 2001,2002,2003 (dengan Honda) ,2004,2005,2008, dan 2009 dengan Tim Yamaha.Cool ... !!
          Tidak hanya seorang pebalap yang sangat sukses dalam bidang olahraga,tapi Rossi juga sukses menjadi seorang entertairner sejati.Dia tidak sekedar melesat kencang dengan motornya untuk meraih kemenangan,tapi ia pun kerap berusaha menghibur pencinta MotoGP
dengan aksi-aksinya.Entah saling menyalip dengan pebalap lain di lap-lap terakhir,menampilkan selebrasi-selebrasi unik pasca meraih kemenangan,dan lain-lain.Inilah alasan saya menyukai "The Doctor" (julukan Rossi).
          Dalam dua tim berbeda (Honda dan Yamaha) Rossi selalu meraih posisi top dalam klasemen.Namun di musim nya bersama Tim Pabrikan Ducati (2011-2012) Rossi tidak kompetitif lagi.Ia sering mengeluhkan motor Desmosedici-nya.Ini merupakan sejarah terburuknya selama berkarir di dunia balap motor.Oleh karena itu,ia berkeputusan untuk kembali ke tim Yamaha di musim yang akan datang.Penasaran dengan aksinya ? tunggu tanggal mainnya gals .. :)









Yoon Eun Hye

          Siapa yang nggak kenal artis cantik asal Korea ini ? pasti kenal dong ... Dia Yoon Eun Hye,seorang artis,model,dan penyanyi.Saya suka dengan YEH karena dia cantik&berbakat,dan saya suka banget nonton drama-drama Korea yang dibintanginya.Drama korea yang pernah dibintangi Eun Hye adalah Princess Hours/Goong (2006) bersama Joo Ji Hoon,The 1st Shop of Coffee Prince (2007) bersama Gong Yoo,My Fair Lady/Take Care of the Young Lady (2009) bersama Yoon Sang Hyun,dan Lie To Me (2011) bersama Kang Ji Hwan.Aktingnya ok banget ! apalagi kalau dia berperan menjadi cewek imut dan polos,cantiknyaaa .... !!
       
          Kesuksesannya bermain peran membuat Eun Hye disebut sebagai artis pencetak drama laris.Namun ketika dirinya membintangi drama My Fair Lady,drama tersebut tidak mencapai kesuksesan besar seperti drama-drama yang sebelumnya.Akting Eun Hye sebagai cewek angkuh dan sombong di My Fair Lady terkesan kaku.Tapi menurut saya sih .. aktingnya bagus-bagus aja kok ...
          Menurut kalian,Eun Hye gimana ? apa kalian juga ngefans sama YEH ? like aja https://www.facebook.com/YEH.Warrior
          Sekian dulu yah,kalau ada tambahan informasi,silakan tambahkan .. Thanx before

Aelke Mariska

          Saya suka banget nih,,sama artis Aelke Mariska.Duh ... kak Aelke imut dan cantik!! saya mulai kenal kak Aelke dari serial Cinta Cenat Cenut season 2.Kak Aelke berperan sebagai 'HIME' , gadis Jepang misterius yang akhirnya jadi pacar Morgan SM*SH.Tapi di serial ini Hime akhirnya meninggal karena sakit.Hu..hu...hu.... sedih !! :(
          Gayanya kak Aelke saya suka banget,rambutnya lucu,bajunya keren dan tertutup.Terus,muka orientalnya juga lucu.Pertama kali liat kak Aelke di iklan Pocari Sweat,saya kira emang orang Jepang beneran,eh..ternyata pas nonton di CCC2,kok bisa ngomong bahasa Indonesia ?? ternyata orang betawi dia ... Karena kak Aelke adalah artis yang saya favoritkan,makanya saya tulis biografinya disini.. (ya iyalah kalo  ga suka ngapain nulis !!? wkwk)... Ini dia  biografi singkatnya ...

Nama : Aelke Mariska
TTL   : Jakarta,17 November 1988 ( hari ultahnya beda 2 hari sama aku,aku 15 november 97(ga ada yg nanya))
Pendidikan : Universitas Trisakti angkatan 2007 jurusan Desain Grafis
Pekerjaan :  Graphic Designer di PT.Mitra Adiperkasa,Tbk , artis,bintang iklan,model
Sinetron/Serial : Cinta Cenat Cenut season 2
Iklan : Pocari Sweat,Homy Ped,etc.. ( ga tau lagi,hehe)

          Itulah biografi yang bisa saya tulis,hanya sedikit,maklum.. Akhir kata,semoga kak Aelke bisa beneran sama Morgan SM*SH.. cocok banget pas di CCC2 ... hehehe ... Sekian n_*